Salamatahari

Archive for the ‘Refleksi’ Category

Dua Pemimpin

Posted by: salamatahari on: Maret 5, 2008

Ketika jiwa ini lelah. Lamunanku berlari mundur ke beberapa ratus tahun silam. Dimalam berselimut jubah kegelapan. Anginpun bernyanyi dalam kedinginannya. Seharusnya setiap orang sudah terlelap saat itu. Dengan rasa nyaman dan perut kenyang tentunya. Tapi tidak baginya.

Burung Malam

Posted by: salamatahari on: November 14, 2007

Seiring senja yang melenyap. Bulan dan bintang datang tergopoh membawakan cerita. Tentu saja cerita tentang keindahan dan wewangian daun dalam tempayan. Tapi itu dulu, ketika sungai masih mengalir madu dari keringat bidadari.
Sekarang indah dan wangi nya menjadi bau busuk dan sampah menjijikan. Sungai mengalir air mata. Dan bidadari telanjang mengintip dari surga.Ya, ditanah ini [...]

Tuan Presiden; Rinduku Padamu

Posted by: salamatahari on: November 4, 2007

Ketika dilantik menjadi mahapatih di Majapait, Gajahmada dihadapan Tribuanatunggadewi mengucapkan sumpah, kelak sumpah itu di kenal dengan sumpah palapa.

“Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa; lamun kalah ring Gurun, ring Seran, ring Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa.”
Dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih begini;

Mei

Posted by: salamatahari on: September 22, 2007

Pak Sukri, tukang parkir langsung meloncat terbangun ketika dari jauh sebuah mobil berwarna hitam mendekat. Tangannya langsung sigap menunjuk-nunjuk sementara mulutnya tak henti meneriakan aba-aba.
“Terus.. terus.. kiri dikit. Balas. Lurus”
BMW Z3 hitam itu perlahan-lahan mengambil tempatnya di deretan parkiran. Mesinnya nyaris tanpa suara, selain desis-desis halus. Setelah terjajar manis di antara mobil lainnya, gadis cantik [...]

Rp 4000

Posted by: salamatahari on: September 22, 2007

Lalu apa arti Rp. 4000 bagimu?