Posted by: salamatahari on: November 5, 2007
“Susah cari inspirasi?” suara dari TV mengabarkan iklan sebuah surat kabar, seolah telak menyindirku. Selain TV yang bawel yang suaranya hanya lamat-lamat sampai kamar, tak ada suara lain. Sunyi-menyunyi dikamarku hanya dengung CPU mendominasi.
Oups, maaf !! Aku melupakan rayuan si Katie Melua yang mendayu dayu dalam “Nine Million Bicycles”. Pelan dan senyap liriknya mengelus rasa [...]
Posted by: salamatahari on: September 19, 2007
Aku mengenalnya sore itu karena kepalamu yang menyembul. Ya, menyembul sebagian dan menampakan gambar dari hidung keatas saja. Sisanya masih terbenam dalam rumahmu. Ya, kau sebut dengan bangga, “Inilah rumahku kak” ujarmu dengan senyum. “Disinilah saya, Endra, Emak dan bapak bergantian tidur” Masya Allah, benar-benar gantian. Berempat menggilir waktu tidur mereka.
Posted by: salamatahari on: September 19, 2007
Ta, ternyata aku masih menunggumu. Disini dan ditempat biasa. Masih dengan perih yang sama, senyap yang sama, juga bimbang ragu yang persis sama seperti ketika pertama kali aku mencoba menunggumu. Waktu itu mungkin aku beruntung. Walau samar, jejakmu masih bisa aku runut dan aku ikuti hingga aku bisa berdiri dihadapanmu. Saat itu aku hanya bisa [...]
Posted by: salamatahari on: Agustus 4, 2007
dia adalah sesuatu yang tak terdefiniskan
Untuk mencarimu. Bersama angin aku pergi ketimur dan dengan diam-diam kukejar terbitnya matahari. Ya, waktu dan aku beringsut menjemputmu. Tentu dengan debar-debar aneh yang menggila, melesak pada dalamnya dan menyentuh dengan bimbang yang tak kumengerti.
Semakin ketimur semakin beragam kutemui wajahmu. Ya benar, aku menemukan wajahmu dalam pepohonan yang kamu, gerbong [...]
Posted by: salamatahari on: Agustus 4, 2007
Sejak ratusan tahun lalu, dari ujung Granada di selatan sampai Konstatinopel di timur. Angin yang berbisik membawakan pesan pedih, bercampur setengah harap : “…if the King only knews!”.
Di dunia timur tak jauh beda. Pada gugusan pulau dari ujung Seram sampai Pasai, setiap doa yang dipanjatkan, selalu disisipi ratap keputusasaan: “…seandainya Baginda tahu!!”
Dulu, kromo di jaman [...]
SalamTeman