Salamatahari

Archive for April 2007

IBU

Posted by: salamatahari on: April 25, 2007

Sore itu saat aku sedang mengistirahatkan pikiran-pikiranku dari rutinitas yang menjemukan, aku mencoba mencari hiburan dengan menonton acara di dalam kotak hitam ukuran 29 inch di rumahku. Kutekan tanda power pada remote control tv ku, secara otomatis kotak hitam itu menampilkan acara dari stasiun tv pilihanku.
Sudah lumayan kurang aku menonton tv sekarang, sekedar melihat acara [...]

Tempat Penitipan

Posted by: salamatahari on: April 11, 2007

Kulihat kau begitu kebingungan. Ah…biar saja. Salahmu sendiri, kau selalu tidak sabar. Padahal kau tahu perlu cara-cara tertentu untuk dapat terus bersamaku. Bahwa kau tahu aku selalu bisa diandalkan. Tetapi kau malah sering sesuka hatimu terhadapku. Kecerobohan dan ketidak-sabaranmu sering membuat aku panas dingin.
Aku sering merasa tertekan secara fisik dan kejiwaan karena sikapmu. Kau tempatkan [...]

Sang Pemberi

Posted by: salamatahari on: April 10, 2007

Malam baru beranjak separuh, sisa yang separuh masih memanjang dan menjadi pemuja kegelapan. Aku sedang terduduk mendekap dingin, ketika tiba-tiba kau bertanya, “Kita ini siapa, apa yang sedang kita lakukan?” aku jelas tergeragap, bukan karena tanpa ujung pangkal kamu nyelonong menggugat, tetapi lebih karena, kau bertanya sambil menciumku lembut. Debur aneh dengan warna-warni menyergap memiaskan wajahku.
Untungnya sadarku masih dominan karena bayangan Kebangkitannya Tolstoi langsung melintas. Ya, bangsawan itu dengan kelugasan-nya menggambar jelas seolah menjawab pertanyaanmu, “Di dalam diri Nekhlyudov, seperti halnya didalam semua orang, terdapat dua macam manusia. Yang pertama adalah manusia rohani yang mencari kebaikan bagi dirinya, kebaikan yang kiranya dapat menjadi kebaikan juga bagi orang lain; sedangkan yang kedua adalah manusia binatang yang mencari kebaikan hanya demi dirinya sendiri, dan demi kebaikan itu ia mau mengorbankan kebaikan yang seharusnya untuk seluruh dunia,”

Kau dan Yang Lain

Posted by: salamatahari on: April 9, 2007

Kau ambil sedih untuk menyenangkan yang lain
Kau ambil luka untuk menyembuhkan yang lain
Kau ambil sakit untuk menyehatkan yang lain
Kau ambil sengsara untuk membahagiakan yang lain
Yang lain sedih, kau ikut larut dalam air mata
Yang lain luka, kau ikut merasakan perihnya
Yang lain sakit, kau ikut menahan deritanya
Yang lain sengsara, kau ikut memikul bebannya
Lalu kapan kau senang?
Ternyata saat [...]

Kekuatan Pujian

Posted by: salamatahari on: April 7, 2007

Ini kisah nyata tentang seorang penyanyi terkenal di Eropa, wanita bersuara bagus. Dia bersuamikan seorang pemusik dan seorang pengarang lagu. Begitu pandainya sang suami ini tentang lagu, nada, birama, dan hal lain di bidang musik, sehingga dia selalu menemukan apa yang harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi.
Kalau isterinya menyanyi, selalu saja ada komentar dan kritik seperti; [...]